Pjs Bupati Minta Pemuda Minut Dituntut Kreatif & Inovatif di Tengah Pandemi Covid-19

Minut-Keberadaan pemuda di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) diminta harus produktif dengan menunjukkan kreatifan dan inovatif dalam segala bidang agar daerah bisa bangkit disaat pandemi Covid-19 ini.

Hal tersebut dibahas dalam kegiatan seminar Kreatif dan Inovatif Ditengah Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minut di ruang serbaguna kantor Bupati Minut, Jumat 6 November 2020.


Dalam kegiatan ini, selain Ketua KNPI Minut Frangky Karamoy dan utusan KNPI Sulut Roy Maramis, turut hadir juga sebagai pembicara yakni Pjs Bupati Minut Clay June Dondokambey SSTP MAP, Ketua DPRD Minut Denny Lolong dan tokoh pemuda Minut Joune Ganda serta pemandu materi, Selfran Wungouw.

Peserta yang hadir meliputi mahasiswa, siswa tingkat atas dan organisasi kepemudaan di tanah Tonsea.
Pjs Bupati dalam penyampaian materinya mengakui jika datangnya pandemi Covid-19 sudah sangat memukul semua sektor tatanan kehidupan masyarakat. Untuk itu, peran serta pemuda juga untuk membangkitkan kembali perekonomian daerah, itu sangat dibutuhkan dalam membantu pemerintah.

“Covid-19 sudah memukul semua sektor perekonomian daerah. Pemerintah tidak mampu bergerak sendiri tanpa dukungan komponen masyarakat termasuk organisasi kepemudaan,” katanya.

Baca juga:  Gerak Cepat, Sat Reskrim Polres Minut Amankan Pelaku Pemerkosaan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam


Untuk itu, lanjut Pjs Bupati Minut, organisasi kepemudaan diminta kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan semua bantuan yang disalurkan pemerintah.

Salah satunya adalah dengan pemanfaatan bantuan dari pemerintah pusat berupa pemberian dana Rp2,4 juta untuk pelaku usaha. Bahkan, dana desa (Dandes) pun bisa digunakan pemuda desa untuk memaksimalkan perekonomian desa. Untuk itu, pemuda diminta berinovasi dalam semua potensi yang ada.

“Pemuda jangan hanya jadi penonton, tapi harus jadi pelaku usaha lewat usaha-usaha yang bisa mendatangkan pendapatan. Tapi jangan lupa juga harus menerapkan protokol kesehatan dalam berusaha,” ungkapnya seraya menambahkan jika pemerintah siap membantu demi tercapainya daya saing usaha yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan.


Sementara itu, Ketua DPRD Minut Denny Lolong dalam materinya menyambut kegiatan ini. Sebab, Covid-19 merupakan bencana non alam yang terjadi di dunia sehingga memukul semua sektor. Untuk itu diajak kepada pemuda agar menerapkan protol kesehatan dan mendengar himbauan pemerintah.

Baca juga:  Gerak Cepat, Sat Reskrim Polres Minut Amankan Pelaku Pemerkosaan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

“Sampai saat ini, semuanya dibatasi karena Covid-19 sehingga ekonomi melemah. Untuk itu, pemuda harus memanfaatkan teknologi yang ada untuk memasarkan produk dan memperkuat ekonomi kita,” katanya.


Tokoh pemuda Minut, Joune Ganda dalam materinya mengatakan, keberadaan pemuda di masa akan datang sangat penting dalam membangun daerah. Sebab, adanya pandemi Covid-19, sedikitnya 70% motor penggerak perekonomian adalah pemuda sampai tahun 2030.

“Kita harus lewati kondisi Pandemi Covid-19 ini sehingga untuk membangun perekonomian hingga tahun 2030 mendatang, itu sangat dibutuhkan peran penting pemuda,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua KNPI Minut Frangky Karamoy mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Minut yang sudah menyediakan tempat untuk kegiatan seminar tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada ketiga pembicara yang sudah menyiapkan waktu untuk bisa datang ke tempat kegiatan itu.

“Baru kali ini laksanakan kegiatan seperti ini di kantor Bupati Minut. Untuk saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pjs Bupati. Ucapan terima kasih juga buat para peserta yang sudah hadir,” tambahnya. (GB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *